Saturday, March 26, 2011

Sekjen PBB Bahas Konflik Libya di London

Metrotvnews.com, London: Sekjen PBB Ban Ki-moon akan
menghadiri konferensi London, Selasa, untuk membicarakan aksi militer
koalisi terhadap Libya, kata kantor PM Inggris David Cameron.

PM
Qatar Hamed bin Jaasem juga akan mengambil bagian dalam pertemuan di ibu
kota Inggris itu, Downing Street mengatakan dalam satu pernyataan, Sabtu
(26/3), setelah Cameron berbicara melalui telepon dengan kedua orang
tersebut.

"Dalam pembicaraan telponnya, PM Cameron mengatakan bahwa
ia mengharapkan konferensi itu akan mengumpulkan sekelompok luas negara
yang memiliki komitmen pada masa depan yang lebih baik bagi rakyat Libya,"
katanya.

Pernyataan itu mengatakan Cameron juga ingin konferensi
itu mengirim "pesan tegas" bahwa masyarakat internasional akan terus
melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB di Libya.

Para utusan juga
akan membicarakan rencana untuk "memenuhi kebutuhan kemanusiaan rakyat
Libya", pernyataan itu menambahkan.

Cameron berterima kasih pada
pemimpin Qatar setelah negara itu menjadi negara Arab pertama yang
mengerahkan pesawat perang untuk melaksanakan zona larangan terbang
menurut resolusi itu, katanya.

Inggris telah mengundang
sekutu-sekutu NATO-nya, Liga Arab, Uni Afrika dan negara-negara regional
ke konferensi itu, dan Menlu AS Hillary Clinton telah mengatakan juga akan
hadir.

Pertemuan itu akan terjadi dengan ketidaktentuan berlanjut
mengenai tujuan koalisi dan struktur komando, dengan NATO merencanakan
mengambil komando operasi militernya dari AS, sebagai latar
belakang.

Menlu Inggris William Hague mengatakan awal pekan ini
bahwa para peserta akan membentuk "kelompok kontak negara-negara" guna
memajukan upaya untuk menghentikan pasukan Muamar Khadafi membunuh warga
sipil.(Ant/RIZ)

Source:Kompas.com

Rusia Prediksi NATO Terserer Perang Skala Penuh

Metrotvnews.com, Moskow:  NATO dapat terseret ke
dalam perang skala-penuh di Libya, seperti perang yang dilakukan di Irak
dan Afghanistan. Demikian dikatakan duta besar Rusia untuk aliansi NATO,
Sabtu (26/3).

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) telah
mengontrol embargo senjata terhadap Libya dan sepakat pekan ini untuk
menerima komando zona larangan terbang di atas wilayah negara itu. Tapi
Washington dibiarkan memegang kendali dalam melakukan serangan udara
terhadap pasukan darat pemimpin Libya Muamar Khadafi.

AS
mengharapkan untuk menyerahkan kendali serangan udara secepat mungkin dan
mengharapkan NATO akan mengambil komando (serangan) itu, meskipun hal
tersebut masih dibicarakan.

"Seperti yang kami ramalkan, NATO akan
terseret makin dalam dan makin dalam ke dalam perang di Afrika Utara,"
kata utusan Rusia untuk NATO, Dmitry Rogozin, pada kantor berita Rusia
Interfax.

"Pernyataan-pernyataan yang kami dengar hari ini dari
para anggota NATO dan aliansi itu secara keseluruhan dapat menarik blok
tersebut ke dalam operasi skala-penuh di wilayah Libya, yang berarti pada
dasarnya AS dan sekutunya dapat terseret ke dalam perang ketiga, di
samping perang di Irak dan Afghanistan."

Source:Kompas.com

Inggris Tekuk Wales 2-0

Metrotvnews.com, Cardiff: 
Inggris memenangkan duel Britania Raya saat menghadapi Wales dalam
lanjutan kualifikasi Euro 2012 Grup G, Sabtu (26/3). Bermain di Stadion
Millenium, Cardiff, Inggris menang 2-0.

Dua gol Inggris ke gawang
Wales terjadi di babak pertama. Gelandang asal Chelsea, Frank Lampard
membuka kemenangan Inggris melalui penalti saat pertandingan baru
berlangsung tujuh menit. Inggris menggandakan keunggulan menjadi 2-0 menit
ke-15 melalui Darren Bent.

Kemenangan ini membuat Inggris untuk
sementara memimpin klasemen Grup G dengan nilai 10 dari empat laga yang
sudah dimainkan. Inggris unggul selisih gol atas Montenegro yang kini
berada di posisi dua juga dengan nilai 10.

Dalam pertandingan
lain, Armenia menahan pimpinan klasemen sementara Grup B Rusia dengan skor
0-0. Walau imbang, Rusia tetap memimpin Grup B dengan nilai 10. Sedangkan
Armenia berada di posisi dua dengan nilai delapan. (MI/RIZ)

Source:Kompas.com

Tinggal Kota Serang Belum Cairkan Dana BOS

Metrotvnews.com, Serang: Satu daerah di Provinsi Banten
belum mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan pertama
2011. Adalah Kota Serang.

"Dari empat kabupaten/kota yang
sebelumnya terlambat mencairkan saat ini tinggal Kota Serang, rencananya
dicairkan pekan terakhir Maret 2011," kata Kepala Dinas Pendidikan
Provinsi Banten Ajak Moeslim di Serang, Sabtu (26/5).

Ia
mengatakan, dipastikan pada akhir Maret 2011 penyaluran dana Bantuan
Operasional Sekolah pada triwulan pertama tahun 2011 sudah disalurkan ke
sekolah-sekolah di seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Banten.
Terutama empat kabupaten/kota yang sebelumnya berdasarkan hasil evaluasi
Kementerian Pendidikan Nasional terlambat mencairkan.

Ajak Moeslim
mengatakan, besaran dana BOS tahun 2011 untuk Provinsi Banten sebesar
Rp718 miliar. Hasil evaluasi dari Kementerian Pendidikan pada pekan lalu,
dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten baru empat daerah yang
sudah mencairkan dana BOS. Juga ratusan kabupaten/kota lainnya di
Indonesia juga mengalami keterlambata pencairan BOS.

Empat
kabupaten/kota yang telah mencairkan dana BOS triwulan pertama di Banten
seluruhnya sebesar Rp63.3 miliar. Keempat daerah yang telah mencairkan
dana BOS itu adalah Kabupaten Pandeglang sebesar Rp16.9 yang dicairkan
pada tanggal 28 Januari 2011, Kota Cilegon sebesar Rp12.1 miliar dicairkan
pada 31 Januari 2011, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebesar 11.2 miliar
dicairkan 21 Januari 2011 Kabupaten Lebak sebesar Rp23.1 miliar sejak 21
Januari 2011.

?Empat daerah lainnya yang terlambat mencairkan yakni
Kota Serang, Kota Tangerang, Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang.
Namun tiga daerah sudah disalurkan, tinggal Kota Serang yang belum," kata
Ajak.

Ia mengatakan, jumlah siswa penerima dana BOS tahun 2011 di
Provinsi Banten sebanyak 1.636.626 siswa, diantarannya dari Kabupaten
Lebak berjumlah 220.373, Kabupaten Pandeglang 218.624 siswa, Kabupaten
Serang berjumlah 239.068 siswa, Kabupaten Tangerang 408.964 siswa, Kota
Cilegon 60.014 siswa, Kota Tangerang 238. 868 siswa, Kota Serang 103.469
dan Kota Tangsel147.246 siswa.

"Keterlambatan pencairan oleh empat
kabupaten/kota di Banten karena adanya perubahan mekannisme penyaluran
dana tersebut dari pusat ke daerah. Penyalurannya berbeda dengan tahun
sebelumnya, sehingga sebagian daerah kesulitan," kata
Ajak.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Serang Ojat
Sukarjat mengatakan, pencairan dana BOS di Kota Serang akan dilaksanakan
pekan terakhir Bulan Maret 2011, keterlambatan pencairan tersebut
disebabkan adanya kesulitan mekanisme pencairan. Sebab, adanya perubahan
ketentuan dibanding tahun sebelumnya. Selain itu Pemerintah Kota Serang
sedang transisi kepemimpinan berkaitan dengan meninggalnya Wali Kota
Serang Bunyamin awal Maret 2011.

"Sekitar hari Selasa atau Rabu
pekan terakhir Maret 2011 akan dicairkan ke seluruh sekolah-sekolah di
Kota Serang. Kami meminta maaf kepada sekolah-sekolah atas keterlambatan
ini," kata Ojat Sukarjat.(Ant/BEY)

Source:Kompas.com

Posisi Komodo Semakin Terancam

Metrotvnews.com, Kupang: Posisi Biawak raksasa Komodo
(Varanus Komodoensis) semakin terancam dalam memperebutkan posisi sebagai
salah satu ikon dalam tujuh keajaiban dunia.

"Hasil polling
terakhir yang dikeluarkan News Seven Wonders Foundation, menunjukkan
komodo hanya berada pada posisi ke-26. Posisi ini semakin melorot," kata
Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan NTT , Ubaldus Gogi,
di Kupang, Sabtu (26/3).

Menurut Ubaldus, setiap ada polling,
posisi komodo selalu mengalami perubahan peringkat, tetapi posisi saat ini
cukup mengganggu karena komodo hanya berada di peringkat
ke-26.

"Memang setiap minggu pihak Foundation atau penyelenggara
tujuh keajaiban dunia yang berpusat di Portugal selalu menetapkan kriteria
yang digunakan adalah pemilih atau voters luar Indonesia," kata
Gogi.

Dia mengatakan, posisi komodo memang berada pada peringkat
ke-26 dengan pemilih luar Indonesia, namun persentase pemilih mencapai
72,21 persen. Artinya dari segi presentase, posisi ini masih lebih baik
dari posisi Desember 2010 dengan persentase pemilih luar hanya 60,23
persen.

Secara kualitatif, pemilih luar Indonesia meningkat, namun
urutan komodo jauh bergeser. Saat ini ada kendala yaitu dari Kementerian
Kebudayaan dan Pariwisata yang tidak lagi mengkampanyekan komodo sehingga
Pemerintah NTT terus menggelar promosi ke negara luar,"
katanya.

Tentang upaya kampanye atau promosi yang dilakukan Pemprov
NTT, Gogi mengatakan, salah satu bentuk kampanye yakni menjajaki kerja
sama dengan kedutaan besar RI di luar negeri, dan juga misionaris asal
Indonesia di luar negeri.

"Lewat misionaris ini, kita harapkan bisa
mengajak umat yang ada di luar negeri untuk turut vote komodo,"
katanya.

Disinggung kemungkinan adanya gesekan yang terjadi di
Manggarai Barat atau NTT, Gogi mengatakan, posisi itu merupakan murni hak
suara yang diberikan oleh masyarakat, baik yang ada di Indonesia maupun
luar negeri.

"Kita terus mendorong agar masyarakat NTT menggunakan
hak suara untuk mendukung komodo, karena masih ada waktu hingga bulan
November 2011," katanya.(Ant/BEY)

Source:Kompas.com

Posisi Komodo Semakin Terancam

Metrotvnews.com, Kupang: Posisi Biawak raksasa Komodo
(Varanus Komodoensis) semakin terancam dalam memperebutkan posisi sebagai
salah satu ikon dalam tujuh keajaiban dunia.

"Hasil polling
terakhir yang dikeluarkan News Seven Wonders Foundation, menunjukkan
komodo hanya berada pada posisi ke-26. Posisi ini semakin melorot," kata
Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan NTT , Ubaldus Gogi,
di Kupang, Sabtu (26/3).

Menurut Ubaldus, setiap ada polling,
posisi komodo selalu mengalami perubahan peringkat, tetapi posisi saat ini
cukup mengganggu karena komodo hanya berada di peringkat
ke-26.

"Memang setiap minggu pihak Foundation atau penyelenggara
tujuh keajaiban dunia yang berpusat di Portugal selalu menetapkan kriteria
yang digunakan adalah pemilih atau voters luar Indonesia," kata
Gogi.

Dia mengatakan, posisi komodo memang berada pada peringkat
ke-26 dengan pemilih luar Indonesia, namun persentase pemilih mencapai
72,21 persen. Artinya dari segi presentase, posisi ini masih lebih baik
dari posisi Desember 2010 dengan persentase pemilih luar hanya 60,23
persen.

Secara kualitatif, pemilih luar Indonesia meningkat, namun
urutan komodo jauh bergeser. Saat ini ada kendala yaitu dari Kementerian
Kebudayaan dan Pariwisata yang tidak lagi mengkampanyekan komodo sehingga
Pemerintah NTT terus menggelar promosi ke negara luar,"
katanya.

Tentang upaya kampanye atau promosi yang dilakukan Pemprov
NTT, Gogi mengatakan, salah satu bentuk kampanye yakni menjajaki kerja
sama dengan kedutaan besar RI di luar negeri, dan juga misionaris asal
Indonesia di luar negeri.

"Lewat misionaris ini, kita harapkan bisa
mengajak umat yang ada di luar negeri untuk turut vote komodo,"
katanya.

Disinggung kemungkinan adanya gesekan yang terjadi di
Manggarai Barat atau NTT, Gogi mengatakan, posisi itu merupakan murni hak
suara yang diberikan oleh masyarakat, baik yang ada di Indonesia maupun
luar negeri.

"Kita terus mendorong agar masyarakat NTT menggunakan
hak suara untuk mendukung komodo, karena masih ada waktu hingga bulan
November 2011," katanya.(Ant/BEY)

Source:Kompas.com

Elias Figueroa Ikut Bursa Pencalonan Presiden FIFA

Metrotvnews.com, Cile: Mohamed Bin Hammam tak lagi
sendirian menantang Joseph "Sepp" Blatter untuk mendapatkan kursi jabatan
Presiden FIFA periode 2011-1025. Soalnya, ada sosok lain yang ikut
meramaikan bursa pencalonan.

Dia adalah mantan pemain tim nasional
Cili Elias Figueroa. Pria berusia 64 tahun mnyuarakan perubahan FIFA dalam
rencana kampanyenya.

"Dukungan ini muncul dari Inggris dan bagian
lain di Eropa yang ingin memiliki wakil sebagai kandidat untuk FIFA dan
mereka memanggil saya untuk bergabung dengan komite yang akhirnya
diputuskan saya adalah orang yang paling cocok masuk dalam bursa
kandidat," tandas Figueroa, seperti ditulis Goal.com.

"Saya tak
ingin hal ini diketahui lebih awal, tapi kabar tersebut akhirnya keluar.
Saya hanya akan menanggapi pada hari Senin atau Selasa dan jika saya
diterima, saya akan mengungkapkan siapa pendukung saya," tandas pria yang
pernah membela Penarl dari Uruguay dan Internacional dari Brasil itu.
(DOR)

Source:Kompas.com